MANUSIA, TEKNOLOGI DAN SENI DALAM PERSPEKTIF AGAMA DAN MEDIS
MANUSIA, TEKNOLOGI DAN SENI DALAM PERSPEKTIF AGAMA DAN MEDIS
Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna,sebab manusia sudah diberi bentuk dan rupa yang paling baik diantara makhluk lainnya,
Secara biologis manusia disebut dengan homo sapiens yang merupakan spesies manusia yang mempunyai kecerdasan berpikir yang tinggi daripada spesies lainnya.
Manusia mampu melahirkan beragam pemikiran seperti sains, teknologi(homo faber) seni(homo esteticus) manusia,teknologi dan seni merupakan hal yang terpenting dalam kebudayaan dan peradaban.
teknologi dan seni adalah hal yang sangat penting bagi manusia karena dengan itulah akan terciptanya teknologi,tanpa ilmu dan sains tidak akan ada yang namanya teknologi dan tanpa teknologi ilmu sulit berkembang pesat,
Teknologi dan seni merupakan hal yang sangat berkaitan erat yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia,
Kita perlu ketahui bahwasanya teknologi ada mulai dari dulu,perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya .
TeknologiTdan seni memang membawa dampak yang sangat besar bagi peradaban dan kehidupan manusia,
Manusia juga makluk yang unik karena dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi perubahan,sehingga menjadikannya tidak akan lepas dari yang namanya teknologi dan seni,karena hal itu merupakan suatu unsur yang tidak akan bisa dipisahkan dalam diri manusia,tanpa keduanya tidak akan bisa mencapai suatu peradaban yang akan membawanya lebih maju.
Islam sangat memberikan perhatian penuh terhadap umatnya untuk terus berusaha menggali potensi-potensi yang terdapat pada tiap individu agar potensi yang dimilikinya bisa berkembang dan bisa diamalkan bukan hanya untuk dirinya tetapi untuk orang lain.
Dalam konteks ini tidak ada pertentangan antara medis dan islam dalam mengartikan manusia,teknologi dan seni, karena hal itu merupakan keterkaitan yang berjalan seimbang dan selaras untuk menciptakan peradaban manusia lebih maju dan lebih baik dari pada sebelumnya, Ayat-ayat Allah yang tersebar di alam semesta ini merupakan anugerah bagi manusia sebagai khalifatullah di bumi untuk diolah dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya
Dalam pandangan islam dan medis terhadap teknologi dan seni adalah tidak pernah mengekang umatnya untuk terus maju dan modern, berkaitan dengan firmannya yang berbunyi:
انَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأولِي الألْبَابِ (١٩٠)الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا
وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-si. Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka. QS. Ali-Imran: 190-191).
Ayat-ayat di atas adalah sebuah support yang Allah berikan kepada hambanya untuk terus menggali dan memperhatikan apa-apa yang ada di alam semesta ini. Sebuah anjuran yang tidak boleh kita abaikan untuk bersama-sama melakukan penggalian
Juga terdapat dalam firman lainnya yaitu analisis wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (١) خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (٢)اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ (٣) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (٤)عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (٥)
Artinya:“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan. Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al-Isra: 1-5).
Dari hal tersebut sudah tergambar bahwasanya Allah menciptakan manusia untuk berpikir aktif dalam merenungkan ciptaanNya agar bisa memperoleh suatu ilmu dari hal tersebut.
Selain banyak memuat tentang pentingnya pengembangan sains, Alquran juga dapat dijadikan sebagai inspirasi ilmu dan pengembangan wawasan berpikir sehingga mampu menciptakan sesuatu yang baru dalam kehidupan. Hanya saja, untuk menemukan hal tersebut, dibutuhkan kemampuan untuk menggalinya secara lebih mendalam agar potensi alamiah yang diberikan Tuhan dapat memberikan kemaslahatan sepenuhnya bagi keselarasan alam dan manusia.
Teknologi telah diaplikasikan pada bidang medis,banyak rumah sakit menggunakan teknologi untuk transaksi yang berhubungan dengan pasien,pemanfaatan komputer dalam kesehatan, ini berawal dari otomatisasi dibidang adminisratif dilanjutkan dalam produktifitas secara departemen misalnya didalam laboratorium pemberdayaan dalam kesehatan.sistem teknologi saat ini bukan hanya dalam pemakaian internal melainkan eksternal(pengunjung)agar pasien yang sedang menginapm dirumah sakit dimudahkan data ,teknologi juga diterapkan pada peralatan peralatan medis misalnya komputer temography dan juga USG.
Perkembangan teknologi dibidang kesehatan berimplikasi pada perkembangan jenis penyakit dan banyaknya macam dan berbagai jenis obat yang akurat,benar dan up to date merupakan kebutuhan bagi penyedia layanan kesehatan pasien dan masyarakat.
Namun dalam perkembangannya masih terdapat kendala misalnya mengenai letak geografis dan perbedaan pendidikan yang memungkinkan kurangnya kualitas layanan kesehatan.untuk itu masyarakat memerlukan pengenalan mengenai teknologi yang digunakan kesehatan agar mudah untuk mengakses layanan kesehatan yang berjalan efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas medis di indonesia.
Lebih jauh Osman Bakar mengungkapkan bahwa dalam Islam, kesadaran religius terhadap tauhid merupakan sumber dari semangat Ilmiah dalam seluruh wilayah pengetahuan. Oleh karena itu, tradisi intelektual Islam tidak menerima gagasan bahwa hanya ilmu alam yang ilmiah atau lebih ilmiah dari ilmu-ilmu lainnya. Demikian pula, gagasan objektivitas dalam kegiatan ilmiah menurutnya tidak dapat dipisahkan dari kesadaran religius dan spiritual.
Kendati demikian, Alquran bukanlah kitab sains dan terlebih lagi pada pendekatan Bucaillisme melekat bahaya besar. Yaitu meletakkan sains ke dalam bidang suci dan membuat wahyu Ilahi menjadi objek pembuktian sains Barat. Jika suatu teori tertentu yang “dibenarkan” Alquran dan diterima luas saat ini, kemudian satu ketika teori ini digugurkan, apakah itu berarti bahwa Alquran itu sah hari ini dan tidak sah hari esok? Yang tepat dilakukan ilmuwan muslim adalah memposisikan Alquran sebagaipetunjuk dan motivasi untuk menemukan dan mengembangkan sains dan teknologi dengan ilmiah, benar dan baik.
Islam sangat mendukung umatnya untuk terus berekspremen dalam hal apapun,termasuk teknologi dan seni, karena dengan cara itulah manusia bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya sehingga terciptalah kemajuan yang terus meningkat.
Menurut islam dan juga dunia medis, teknologi dan seni adalah suatu yang harus digali keberadaannya karena dengan cara itulah islam dan medis lebih maju dan berkembang.contoh kecilnya alat alat yang dulunya digunakan para medis pada masa 90-an sudah sangat berbeda dengan alat medis yang digunakan pada masa milenial ini hal itu adalah salah satu pengaruh dari pesatnya ilmu pengetahuan dan seni itu sendiri.
Alat medis (cunam)dulu dipakai untuk membantu persalinan sekarang sudah banyak yang tidak menggunakannya lagi karena menurut ilmu pengetahuan yang berkembang sangat pesat,hal itu bisa menimbulkan resiko yang sangat berbahaya bagi pasien,
Dulu, sebelum berkembangnya sains dalam ilmu medis,manusia hanya mengerjakan dan mempraktikkan menurut keyakinannya saja,ada juga yang meneruskan ilmu-ilmu peninggalan nenek moyangnya,sehingga angaka kematian dari masa ke masa tidak ada penurunan karena hal tersebut dilakukan tanpa adanya uji coba atau ilmu yang sudah dipastikan kebenarannya.
Akan tetapi hal tersebut setelah manusia bisa mengoperasikan pemikirannya maka muncullah ilmu-ilmu medis yang sudah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Dari adanya kemajuan sains ,teknologi dan seni banyak kalangan yang mencemaskan,diantara kecemasan itu berkisar pada akibat akibat negative yang ditimbulkannya misalnya dalam penemuan obat bius yang biasanya dimanfaatkan di bidang medis,akhirnya bisa beralih fungsi karena disalahgunakan oleh pemakainya sehingga menjadi alat untuk memperkosa wanita, hal yang menjadi permasalahan sekarang adalah hal apa yang dapat mengerem manusia dalam melakukan hal hal yang negative ? untuk menjawab pertanyaan tersebut, rupanya hanya agama yang dapat menawarkan pandangan pandangan yang positive disinilah peran agama yang sangat penting bagi kehidupan.
Manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna,sebab manusia sudah diberi bentuk dan rupa yang paling baik diantara makhluk lainnya,
Secara biologis manusia disebut dengan homo sapiens yang merupakan spesies manusia yang mempunyai kecerdasan berpikir yang tinggi daripada spesies lainnya.
Manusia mampu melahirkan beragam pemikiran seperti sains, teknologi(homo faber) seni(homo esteticus) manusia,teknologi dan seni merupakan hal yang terpenting dalam kebudayaan dan peradaban.
teknologi dan seni adalah hal yang sangat penting bagi manusia karena dengan itulah akan terciptanya teknologi,tanpa ilmu dan sains tidak akan ada yang namanya teknologi dan tanpa teknologi ilmu sulit berkembang pesat,
Teknologi dan seni merupakan hal yang sangat berkaitan erat yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia,
Kita perlu ketahui bahwasanya teknologi ada mulai dari dulu,perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya .
TeknologiTdan seni memang membawa dampak yang sangat besar bagi peradaban dan kehidupan manusia,
Manusia juga makluk yang unik karena dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi perubahan,sehingga menjadikannya tidak akan lepas dari yang namanya teknologi dan seni,karena hal itu merupakan suatu unsur yang tidak akan bisa dipisahkan dalam diri manusia,tanpa keduanya tidak akan bisa mencapai suatu peradaban yang akan membawanya lebih maju.
Islam sangat memberikan perhatian penuh terhadap umatnya untuk terus berusaha menggali potensi-potensi yang terdapat pada tiap individu agar potensi yang dimilikinya bisa berkembang dan bisa diamalkan bukan hanya untuk dirinya tetapi untuk orang lain.
Dalam konteks ini tidak ada pertentangan antara medis dan islam dalam mengartikan manusia,teknologi dan seni, karena hal itu merupakan keterkaitan yang berjalan seimbang dan selaras untuk menciptakan peradaban manusia lebih maju dan lebih baik dari pada sebelumnya, Ayat-ayat Allah yang tersebar di alam semesta ini merupakan anugerah bagi manusia sebagai khalifatullah di bumi untuk diolah dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya
Dalam pandangan islam dan medis terhadap teknologi dan seni adalah tidak pernah mengekang umatnya untuk terus maju dan modern, berkaitan dengan firmannya yang berbunyi:
انَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأولِي الألْبَابِ (١٩٠)الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا
وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-si. Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka. QS. Ali-Imran: 190-191).
Ayat-ayat di atas adalah sebuah support yang Allah berikan kepada hambanya untuk terus menggali dan memperhatikan apa-apa yang ada di alam semesta ini. Sebuah anjuran yang tidak boleh kita abaikan untuk bersama-sama melakukan penggalian
Juga terdapat dalam firman lainnya yaitu analisis wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (١) خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (٢)اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ (٣) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (٤)عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (٥)
Artinya:“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan. Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al-Isra: 1-5).
Dari hal tersebut sudah tergambar bahwasanya Allah menciptakan manusia untuk berpikir aktif dalam merenungkan ciptaanNya agar bisa memperoleh suatu ilmu dari hal tersebut.
Selain banyak memuat tentang pentingnya pengembangan sains, Alquran juga dapat dijadikan sebagai inspirasi ilmu dan pengembangan wawasan berpikir sehingga mampu menciptakan sesuatu yang baru dalam kehidupan. Hanya saja, untuk menemukan hal tersebut, dibutuhkan kemampuan untuk menggalinya secara lebih mendalam agar potensi alamiah yang diberikan Tuhan dapat memberikan kemaslahatan sepenuhnya bagi keselarasan alam dan manusia.
Teknologi telah diaplikasikan pada bidang medis,banyak rumah sakit menggunakan teknologi untuk transaksi yang berhubungan dengan pasien,pemanfaatan komputer dalam kesehatan, ini berawal dari otomatisasi dibidang adminisratif dilanjutkan dalam produktifitas secara departemen misalnya didalam laboratorium pemberdayaan dalam kesehatan.sistem teknologi saat ini bukan hanya dalam pemakaian internal melainkan eksternal(pengunjung)agar pasien yang sedang menginapm dirumah sakit dimudahkan data ,teknologi juga diterapkan pada peralatan peralatan medis misalnya komputer temography dan juga USG.
Perkembangan teknologi dibidang kesehatan berimplikasi pada perkembangan jenis penyakit dan banyaknya macam dan berbagai jenis obat yang akurat,benar dan up to date merupakan kebutuhan bagi penyedia layanan kesehatan pasien dan masyarakat.
Namun dalam perkembangannya masih terdapat kendala misalnya mengenai letak geografis dan perbedaan pendidikan yang memungkinkan kurangnya kualitas layanan kesehatan.untuk itu masyarakat memerlukan pengenalan mengenai teknologi yang digunakan kesehatan agar mudah untuk mengakses layanan kesehatan yang berjalan efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas medis di indonesia.
Lebih jauh Osman Bakar mengungkapkan bahwa dalam Islam, kesadaran religius terhadap tauhid merupakan sumber dari semangat Ilmiah dalam seluruh wilayah pengetahuan. Oleh karena itu, tradisi intelektual Islam tidak menerima gagasan bahwa hanya ilmu alam yang ilmiah atau lebih ilmiah dari ilmu-ilmu lainnya. Demikian pula, gagasan objektivitas dalam kegiatan ilmiah menurutnya tidak dapat dipisahkan dari kesadaran religius dan spiritual.
Kendati demikian, Alquran bukanlah kitab sains dan terlebih lagi pada pendekatan Bucaillisme melekat bahaya besar. Yaitu meletakkan sains ke dalam bidang suci dan membuat wahyu Ilahi menjadi objek pembuktian sains Barat. Jika suatu teori tertentu yang “dibenarkan” Alquran dan diterima luas saat ini, kemudian satu ketika teori ini digugurkan, apakah itu berarti bahwa Alquran itu sah hari ini dan tidak sah hari esok? Yang tepat dilakukan ilmuwan muslim adalah memposisikan Alquran sebagaipetunjuk dan motivasi untuk menemukan dan mengembangkan sains dan teknologi dengan ilmiah, benar dan baik.
Islam sangat mendukung umatnya untuk terus berekspremen dalam hal apapun,termasuk teknologi dan seni, karena dengan cara itulah manusia bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya sehingga terciptalah kemajuan yang terus meningkat.
Menurut islam dan juga dunia medis, teknologi dan seni adalah suatu yang harus digali keberadaannya karena dengan cara itulah islam dan medis lebih maju dan berkembang.contoh kecilnya alat alat yang dulunya digunakan para medis pada masa 90-an sudah sangat berbeda dengan alat medis yang digunakan pada masa milenial ini hal itu adalah salah satu pengaruh dari pesatnya ilmu pengetahuan dan seni itu sendiri.
Alat medis (cunam)dulu dipakai untuk membantu persalinan sekarang sudah banyak yang tidak menggunakannya lagi karena menurut ilmu pengetahuan yang berkembang sangat pesat,hal itu bisa menimbulkan resiko yang sangat berbahaya bagi pasien,
Dulu, sebelum berkembangnya sains dalam ilmu medis,manusia hanya mengerjakan dan mempraktikkan menurut keyakinannya saja,ada juga yang meneruskan ilmu-ilmu peninggalan nenek moyangnya,sehingga angaka kematian dari masa ke masa tidak ada penurunan karena hal tersebut dilakukan tanpa adanya uji coba atau ilmu yang sudah dipastikan kebenarannya.
Akan tetapi hal tersebut setelah manusia bisa mengoperasikan pemikirannya maka muncullah ilmu-ilmu medis yang sudah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Dari adanya kemajuan sains ,teknologi dan seni banyak kalangan yang mencemaskan,diantara kecemasan itu berkisar pada akibat akibat negative yang ditimbulkannya misalnya dalam penemuan obat bius yang biasanya dimanfaatkan di bidang medis,akhirnya bisa beralih fungsi karena disalahgunakan oleh pemakainya sehingga menjadi alat untuk memperkosa wanita, hal yang menjadi permasalahan sekarang adalah hal apa yang dapat mengerem manusia dalam melakukan hal hal yang negative ? untuk menjawab pertanyaan tersebut, rupanya hanya agama yang dapat menawarkan pandangan pandangan yang positive disinilah peran agama yang sangat penting bagi kehidupan.